DAMPAK BUDAYA LITERASI TERHADAP PENINGKATAN KEPERCAYAAN DIRI DAN BERPIKIR KRITIS PADA MAHASISWA DI STT EKKLESIA PONTIANAK

Authors

  • Elia Yulita Sekolah Tinggi Teologi Ekklesia Pontianak
  • Simon Stefanus Baitanu Sekolah Tinggi Teologi IKAT Jakarta
  • Yoel Benyamin Sekolah Tinggi Teologi Ekklesia Pontianak

Keywords:

Development, Literacy Culture, Self-Confidence, Critical Thinking, Pengembangan, Activeness, Budaya Literasi, Kepercayaan Diri, Berpikir Kritis

Abstract

Abstract:  The development of a literacy culture, especially reading, is an important aspect in improving the quality of human resources. This study focuses on the development of a literacy culture towards critical thinking skills and self-confidence in students at the Ekklesia Theological College, Pontianak. The purpose of this study was to determine how to develop a literacy culture towards critical thinking skills and self-confidence in students at the Ekklesia Theological College, Pontianak. The research method used is a qualitative descriptive research type with data collection techniques through observation, interviews, and documentation with research procedures carried out, namely the description stage, reduction stage, and selection stage to obtain conclusions at the end of the study. The results of the study indicate that there are obstacles that hinder efforts to foster a literacy culture in students due to lack of interest in reading, the influence of an environment that does not support a literacy culture and the influence of social media use. The development carried out includes: creating an environment that supports a culture of literacy, providing relevant resources, providing motivation and appreciation, encouraging the role of lecturers and library staff, and optimizing the function of social media.

Abstrak: Pengembangan budaya literasi terutama membaca merupakan aspek penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Penelitian ini berfokus pada pengembangan budaya literasi terhadap kemampuan berpikir kritis dan kepercayaan diri pada   mahasiswa di Sekolah Tinggi Teologi Ekklesia, Pontianak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana mengembangkan budaya literasi terhadap kemampuan berpikir kritis dan kepercayaan diri pada mahasiswa di STT Ekklesia Pontianak. Metode Penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan prosedur penelitian yang dilakukan yaitu tahap deskripsi, tahap reduksi, dan tahap seleksi untuk mendapatkan kesimpulan pada akhir penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hambatan yang dihadapi dalam upaya menumbuhkan budaya literasi pada mahasiswa dikarenakan kurangnya minat membaca, pengaruh lingkungan yang tidak mendukung budaya literasi serta pengaruh penggunaan media sosial. Pengembangan yang dilakukan, diantaranya menciptakan lingkungan yang mendukung budaya literasi, menyediakan sumber daya yang relevan, memberikan motivasi dan penghargaan, mendorong peran dosen dan staf perpustakaan, dan mengoptimalkan fungsi media sosial.

Downloads

Published

2025-02-25

How to Cite

Yulita, E., Stefanus Baitanu, S., & Benyamin, Y. (2025). DAMPAK BUDAYA LITERASI TERHADAP PENINGKATAN KEPERCAYAAN DIRI DAN BERPIKIR KRITIS PADA MAHASISWA DI STT EKKLESIA PONTIANAK. KALEO: Jurnal Penelitian Teologi Dan Pengabdian Masyarakat, 1(1), 1–11. Retrieved from https://ojs.sttekklesiaptk.ac.id/index.php/kaleo/article/view/135